Activity

  • Elzie Cabrera posted an update 9 months, 2 weeks ago

    Persyaratan Benih juga BibitBibit unggul belimbing harus terus-menerus menggunakan tumbuhan induk menang atau pembiakan secara vegetatif (cangkok, okulasi, enten, juga susuan). Reproduksi secara generatif dengan kredit tidak disarankan, karena mepet selalu menyampaikan keturunan tidak sama dengan induknya. Oleh karena itu, reproduksi generatif (biji) hanya dimaksudkan untuk menghasilkan bibit cabang bawah (onderstam) yang lewat digunakan dalam perbanyakan vegetatif.Penyiapan TampangPenyiapan Bibit unggul belimbing dilakukan menggunakan cara reproduksi vegetatif yaitucangkok, okulasi, susuan dan enten. Khusus pada perbanyakan vegetatif dengan tips penyambungan (okulasi, enten, susuan) diperlukan baur bawah alias bibit onderstam yang berpangkal dari kredit (pembiakan generatif). Tata cara penyiapan batang bawah untuk penyiapan biji (benih) belimbing guna berikut:Seleksi http://saranalestari.com yang tutup matang dipohon dan keadaannya sehat beserta berasal atas varietas menang nasional bahkan lokal.Tinggikan (keluarkan) nilai dari kelanjutan dengan cara membelahnya, dan kemudian tampung di suatu pelindung.Cuci biji belimbing menggunakan air putih hingga swatantra dari lendirnya.Keringanginkan biji belimbing ditempat teduh juga kering terlintas kadar airnya berkisar jurang 12-14 %.Simpan isi buah belimbing di suatu pelindung tertutup intim dan bercorak, atau saksama disemai dalam persemaian.Trik Penyemaian BakaPenyiapan petak persemaian meliputi tahapan sederajat berikut:Tentukan area buat lahan persemaian di lokasi yang substansial dan tanahnya subur.Olah tanahnya semua dalam renggangan 30-40 cm hingga lunak, kemudian dikering-anginkan selama ± 15 hari. Buat bedengan selebar 100-120 cm, tinggi 30 cm dan panjangnya tergantung bentuk lahan. Pedoman bedengan sewajarnya membujur kapasitas Utara-Selatan.Tambahkan pupuk sengkang kaki yang remaja dan halus sebanyak 2 kg/m2 luas bedengan sambil dicampurkan menggunakan tanah bagi secara merayap, kemudian rapikan bedengan dgn alat beri papan kusen atau bambu ataupun sungkur.Tancapkan tiang-tiang bambu yang sisi Timur bedengan setinggi 100-150 cm dan pada sisi Barat 75-100 centimeter, kemudian pasang pula palang-palang dari jidar bambu dengan diikat.Pasang atap persemaian dari dedaunan (jerami) / lembar plastik bening (transparan), sehingga galengan persemaian lengkap dengan atapnya siap disemai biji belimbing.Cara meredih biji belimbing adalah sebagai berikut:Berendam biji belimbing dalam minuman dingin ataupun hangat pamor (55-60 derajat C) selama 30 menit atau kian.Kecambahkan isi buah belimbing dgn cara disimpan dalam gulungan kain jeblok di lokasi yang lembek selama kira-kira waktu.Benih biji belimbing yang telah berkecambah pada petak pesemaian. Caranya adalah nilai disebar tatkala sepanjang garitan atau alur-alur dangkal pada jarak mengiringi alur lebih kurang 10-15 centimeter, kemudian tutup dengan zona tipis.Abaikan kecambah berkembang dan lulus menjadi Bibit muda.Perawatan Pembibitan/ PembenihanPemeliharaan Bibit selama pada pesemaian dikerjakan dengan tahapan sebagai sesudah itu:Penyiraman (pengairan) secara kontinyu 1-2 kali sehari atau tergantung hal ihwal cuaca.Pemupukan dengan pupuk Nitrogen (Urea, ZA) maupun NPK dengan dilarutkan di air secara dosis 10 gram/10 liter untuk disiramkan pada tumpuan pesemaian setiap 3 tarikh sekali.

Skip to toolbar